z

Showing posts with label Perikanan. Show all posts
Showing posts with label Perikanan. Show all posts

Budidaya Ikan Koki di Rumah

10
Ikan koki merupakan ikan hias air tawar yang telah tersebar di Indonesia yang berbadan gemuk dan perut yang besar dengan ciri khas berenang yang sangat indah. Cara membudidayakan ikan jenis ini sangat mudah namun kita harus teliti terhadap kondisi air dan lingkungan, karena ikan ini rentan akan penyakit dan daya tahan tubuhnya lemah.

Langkah pertama adalah menyediakan akuarium. tempatkan ikan koi rumahan. yang perlu di lakukan adalah menyiapkan berbagai perlengkapan yang dibutuhkan perlengkapan yang paling penting tentu saja akuarium itu sendiri. Sediakanlah akuarium yang berukuran sekitar 80cm dengan lebar dan tinggi 40cm.



Setelah itu, isilah akuarium dengan ketinggian sekitar 20 cm. Namun sebelum air dimasukkan, air sebaiknya diendapkan dahulu agar pHnya menurun. Kadar pH yang bagus untuk membudidayakan ikan koki ini sekitar 7,2 hingga 7,4. Sedangkan suhunya sekitar 24-26 derajat celcius.  Kandungan oksigennya sekitar 2-5 ppm, kandungan co2 maksimal 10ppm. Setelah air dimasukkan ke dalam akuarium, selanjutnya kita dapat menambahkan tanaman eceng gondok di dalam akuarium guna menempelkan telur ikan dan dapat meningkatkan rangsangan pemijahan

Pada tahap selanjutnya adalah kita perlu menyeleksi indukannya dan indukan hyang di pilih harus memiliki kondisi yang sehat, seperti lincah atau sudah matang. Untuk ciri - ciri jantang yang sudah siap di kawinkan antara lain adalah akan mengeluarkan cairan berwarna putih susu jika diperutnya di urut, terdapat benjolan kecil berwarna putih dibagian tutup insang atau terkadang di jari pertama sirip yang di dada, dan dubur berbentuk seperti oval dan kecil. Sedangkan ciri - ciri ikan koki betina yang siap kawin adalah mengeluarkan cairan berwarna kuning jika perutnya di urut, perutnya agak buncit dan ukuran dubur besar dan bulat.

Cara Pemijahan
Untuk pemijahan ikan koki, perbandingan antara ikan yang jantan dengan betina adalah 1:2 atau dapat dikatakan bahwa ikan betina lebih banyak dibanding ikan koki jantan. Ketika melakukan pemijahan, maka kita perlu sedikit bersabar untuk menunggu karena proses pemijahannya akan berlangsng cukup lama. Karena induk jantan dan betina akan saling berkejar-kejaran ketika ikan koki melakukan pemijahan..

Setelah itu kedua ikan koki tersebut melakukan, sang induk akan mengeluarkan telur dan spermanya,serta kedua ikan tersebut tidak akan melakukan kejar - kejaran lagi.

Setelah pemijahan selesai, maka tahap selanjutnya adalah memisahkan kedua induk tersebut dari telur-telur yang sudah dikeluarkan. Karena kemungkinan besar indukan ikan akan berusaha memakan telur-tluer tersebut jika ikan sedang lapar.



Penetasan Telur Ikan
Setelah telur 2-4 hari maka telur tersebut akan menetas. Dari sekian telur yang dihasilkan oleh ikan koki, biasanya terdapat beberapa telur yang tidak menetas. Telur yang tidak bisa menetas biasanya akan membusuk dan berjamur. Ambil telur yang membusuk tersebut agar tidak mengtor air akuarium,

Cara pemeliharaanya cukup mudah yaitu dengan memberi makan yang biasa di beri pada ikan koki, 2 kali dalam sehari. Selain itu juga lakukan pembedahan air setiap 1 bulan sekali.

Nah demikianlah cara budidaya ikan koki dirumah, selain pemdudidayaan juga, ikan koki ini merupakan ikan hias yang cantik. Semoga bermanfaat!

Cara Budidaya Ikan Betutu Agar Berkualitas

10
Ikan betutu atau yang dikenal sebagai ikan masal yang kebanyakan rang tidak tahu. Ikan ini memang belum banyak dipasaran sehingga menemukannya juga sulit dan jarang orang yang mengenalnya. Padahal ikan memiliki rasa yang enak dan gurih sehingga banyak eksportir yang mencarinya. Ikan betutu ini harganya sangat mahal, perkilonya bisa mencaao 130 ribu rupiah.

Ikan betutu merupakan ikan yang dijuluki malas karena ia terlalu malas bergerak kecuali di sentuh oleh tangan orang atau terkena sesuatu. Ikan ini terkenal memang bukan melalui jalur resmi seperti diperkenalan oleh Kementrian Perikanan. Namun justru penangkarannya, ikan ini tersohor. Bagi orang kalimantan ikan ini sudah tak asing lagi. Cara budidayanya juga tentu berbeda dengan cara budidaya ikan hias. Kemalasannya pun bertambah pada keinginnya untuk mencari makan. Ia hanya diam menunggu diberi makan. Jika sudah kenya ia hanyak akan didasar perairan seperti ikan mati


Cara Budidaya Ikan Betutu

Bentuk kolam

Cara budidayanya hampir sama dengan ikan koi yang biasa dibudidayakan di kolam rumah maupun aquarium, budidaya ikan betutupun tak jauh beda. Cara pertama budidaya adalah pembuatan kolam. Biasanya terbuat dari semen, aquaruyn atau yang lainnya. Minimal kedalam kolam tersebut adalah satu meter kemudian tepi kolam buatlah parit sepanjang sekitar 75 vm dan dalam 30-40 cm. Hal ini agar memudahkan saat pengeringan kolam, agar memudahkan, namun ini opsi. Sebisa mungkin buatlah pintu pembuangan air dengan system monik agar pembuangan air lebih mudah


Cara Memasukkan Ikan Betutu ke Kolam

Cara budidaya ikan betutu lebih mirip dengan cara budidaya ikan lele diatas terpal. Sama halnya dengan ikna lele, betutu ini mampu hidup dalam air yang keruh. Ia tahan terhadap lingkungan yang kotor, berbeda dengan kebanyakan ikan yang justru akan menyebabkan mati. Setelah kolam jadi, taburilah kolam dengan mujair, setelah  mujai senang kawin berada dalam kolam selama 1 -2 bulan, barulah masukkan benih betutu ke dalam kolam. Setelah itu rutinlah member betutu makan sampai hari panen datang

Pemberian tumbuhan di dalam kolam

Sbaiknya anda juga tumbuhan aquatic seperti teratai untuk menjaga kelembaban suhu didalam kolam. Betutu memang suka tempat yang rindang dan tak terkena cahaya langsung.

Ada teknik budidaya yang hampir sama dengan di atas, ini alternatifnya.


Teknik 1

Kolam dibiarkan kering dan sinar matahari terbakar selama 3-5 hari sehingga kuman dan hama mati. Setelah itu, pupuk organik kering menyebar seperti kotoran kuda, sapi, kebau atau kompos untuk menumbuhkan makanan alami untuk benih ikan betutu.

Selesai pemupukan kolam diisi dengan air hingga 30 cm, dan tunggu sampai air terlihat berubah menjadi hijau. Jika air berwarna hijau, air ditambahkan lagi setinggi 1 meter. Kini giliran untuk masuk benih ikan nila sebagai betutu makanan. Sebagai perkiraan, kolam ukuran 200-300 meter persegi diperlukan benih mujair sebanyak 1-15 kuintal. Setelah 1-2 bulan ikan mujair yang rajin dan doyan kawin ini di kolam, akan menjadi makanan alami betutu.
Pembesaran ikan betutu dengan makanan alami seperti udang karang atau guppy,  8-12 bulan ukuran 10 cm sampai 400 gram. Tetapi jika pelet pakan dari ukuran 10 cm sampai 400 gram butuh 5-6 bulan. Menjadi dari ukuran 1 ons lebih cepet sekitar 3 bulan. Pelet digunakan harus amis, minimal 36% protein.


Nah demikianlah artikel mengenai cara budidaya Ikan Betutu secara tepat. Semoga bermanfaat

Cara Praktis Membudidayakan Ikan Cupang di Rumah

9
Ikan cupang adalah sejenis ikan hias yang mudah dipelihara. Budidaya ini tidak memrlukan tempat serta modal yang besar, Anda bisa laukan ini sebagai usaha rumaha.

Ikan cupang adalah ikan yang hidup di air dari daerah tropis. Banyak ditemukan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Di alam bebas ikan ini hidup berkelompok. Habitatnya di rawa - rawa, danau dan sungai yang arusnya tenang


Jenis Ikan Cupang.

Dilihat dari kacamata para pehobi dikenal dua macam ikan cupang, yakni cupang hias dan cupang adu. Cupang hias dipelihara untuk dinikmati keindahan serta bentuknya, sedangkan cupang adu dipelihara untuk di adu. Perlu diketahui, bahwa dibeberapa negara mengadukan cupang termasuk hal yang ilegal

Cupang hias dan cupang adu dibedakan berdasarkan bentuk dan sifat agresifitasnya. Masyarakat ilmiah mencatat lebih dari 73 spesies ikan cupang yang ada dibumi. Namun itdak semua dari spesies tersebut populer sebagai ikan peliharaan. Spesies ikan cupang yang beredar dipasaran kebanyakan berasal dari kelomo splendens comples yang terdiri dari Betta Splendens, Betta stiktos, Betta macahai, Betta smaragdina dan Betta imbellis.

Pemilihan Indukan Ikan Cupang

Untuk memulai budidaya ikan cupang, langkah pertama yang harus disiapkan adalah mendapatkan indukan atau bibit berkualitas. Indukan yang baik sebisa mungkin berasal dari keturunan unggul. dengan kondisinya bugar, bebas penyakit dan cacat bawaan. Setelah itu simpan indukan jantan dan betina di tempat terpisah

Cara Membedakan cupang jantan dan betina bisa dilihat apabila ia jantan maka gerakannya lincah, sirip dan ekor lebar mengembang, warna cerah dan tubuhnya besar. Sedangkan betina gerakannya lebih lamban, sirip dan ekor lebih pendek warna kusam dan tubuh kecil.

Sebelum pemijahan dilakukan pastikan idnukan jantan dan betina sudah amsuk dalam fase matang gonad atau siap dikawinkan. Cirinya yaitu:
Untuk Jantan:
- Berumur setidaknya 4-8 bilan
- Bentuk badan panjang
- Siripnya panjang dan warnanya terang atraktif
- Gerakannya agresif dan lincah

Untuk Betina
- Berumur setidaknya 3-4 bulan
Bentuk badan membulat, bagian perut sedikit buncit
- Siripnya pendek dan warnya kusam tidak menarik
- Gerakannya lambat

Pemijahan Ikan cupang

Setelah indukan jantan dan indukan siap untuk memijah maka siapkan tempat beruba wadah dari baskom plastik atau akuarium kecil dengan ukuran 20x20x20 cm. Siapkan juga gelas untuk tempat ikan cupang betina. Jangan lupa sediakan air seperti kayambang

Langkah - langkah Pemijahan
1. Isi tempat pemijahan air bersih sekitar tinggi 10 - 15 cm. Sebagai catatan gunakan air tanah ttau air sungai yang jernih

2. Tambahkan kedalam wadah tersebut tanaman air, sebagai tempat burayak berlindung. Tapi penempatan tanaman air jangan terlalu padat. Karena tanaman air berpotensi mengambil oksigen terlarut yang ada dalam air.

3. Masukan ikan cupang jantan yang telah siap kawin. Biarkan ikan tersebut selama satu hari dalam wadah.

4. Setelah itu indukan jantan membuat gelembung, masukkan indukan betina. Waktu pemijahan ikan cupang biasanya terjadi sekitar pukul 7-10 pagi atau 4-6 sore. Ikan cupang cukup sensitif ketika kawin, sebaiknya tutup wadah dengan koran atau letakkan di ruang yang terhindar dari hilir mudik orang dan suara bising

5. Setelah terjadi pembuahan angkat segera indukan betina, karena yang bertanggung jawab dan menjaga burayak adalah cupang jantan

6. Setelah kurang lebih satu hari telur-telur tersebut akan menjadi burayak. Selama 3 hari ke depan burayak tidak perlu diberi pakan karena masih ada nutrisi yang terbawa dalam telur.

7. Setelah tiga hari terhitung sejak menetas, berikan kutu air.

8. Indukan jantan baru diambil setelah burayak berumur 2 minggu terhitung sejak menetas.

9. Setelah 1,5 bulan, ikan sudah bisa dipilah berdasarkan jenis kelaminnya.

Anda bisa memberi pakan yaitu kutu air, cacing sutera dan larva nyamung. Sebaiknay diberikan sering mungkin, misalnya 3-4 sehari.

Demikianlah cara praktis membudidayakan ikan cupang di rumah, bagi Anda yang sedang tidak ada pekerjaan, Anda bisa jadikan budidaya ikan cupang sebagai kerja sambilan Anda sembari santai. Semoga bermanfaat!

Berbudidaya Udang Vaname Yang Menguntung

9
udag vaname memang belum begitu terkenal dikalangan masyarakat luas, masyarakat lebih dikenal dengna udang tambak dan lobster. Namun demikian udang vaname sendiri merupakan udang unggulan yang sudah pasti memiliki kualitas yang tidak kalah bagus dengna jenis udang lainnya. Dengan berbudidaya udang vaname yang memiliki banyak keunggulan serta yhasil yang didapatkan juga lebih maksimal. Namun disamping itu perlu kita ketahui bahwa setelah beberapa kali perbandingan udang ini memiliki sifat lebih aktif dari udang lainnya seperti udang windu, sehingga bisa dipastikan dan dibuktikan bahwa lebih tahan terhadap berbagia penyakit


Lahan ideal untuk berbudidaya udang vaname yaitu pada ukuran satu hektar, yang setiap satu hektar ini bisa dibagi menjadi 4 petak seluas 2500 meter persegi. Setelah itu kolam ini harus dilapisi terpal yang bisa menutupi seluruh bagian kolam hingga luar kolam. Hal ini bertujuan agar terhindar terjadinya longsor atau tanah yang masuk kedalam dasar kolam. Berbeda dengan budidaya udang vaname dikolam baton,. Karena dengan kolam terpal memang banyak keuntunganya dikarenakan hasil yang didapatkan bisa lebih maksimal.

Budidaya udang vaname
Penanaman Kolam

Kolam dibuat dengan lahan yang cukup luas serta ideal yaitu sekitar satu hektar atau lebih dan pada setiap 1 hektar ini akan di bagi menjadi 4 bagian dengan masing - masing 2,5 meter persegi. Jika budidaya udang vaname di kolam terpal dengan luas yang sama maka akan membuat pertumbuhan dan perkembangan udang akan terpelihara dan perkembangannya agar lebih maksimal

Lapisi Terpal

Kolam yang telah dibuat tadi kemudian dilapisi dengan terpal hingga luar kolam. Sehinggapada saat hujan datang budidaya udang air tawar pada kolam terpal ini dapat terlindung dari longsoran tanah dari luar. Pasalnya longsoran tanah ini bisa berakibat pada tingkat keasaman air atau ph air.
Kincir air

Di Dalam kolam juga harus memasang kincir air yang mempunyai fungsi sebagai pengontrol kotoran udang dan juga suplay oksigen. Dengan demikian budidaya udang vaname di kolam terpal ini dapat berkembang dengan baik dan udang akan selalu sehat.
Pengisian air

Kalau semua persiapan sudah siap maka saatnya mengisi air, air yang digunakan adalah air payau sehingga sesuai dengan kebutuhan udang. Jangan dimasukkan dengan air PDAM karena mengandung kapurit. Dengan berbudidaya udang vaname dengan metode tradisional, justru akan menghasilkan ladang udang yang sehat, sehingga baik untuk dimakan.
Masukkan bibit

Selanjutnya jika kolam telah siap maka waktunya untuk memasukkanbibit. bagusnya bibit yang dimasukkan adalah sebanyak 100 ekor permeter persegi sehingga udang dapat berkembang secara baik dan pergerakan cukup leluasa.

Adapun hama yang sering menyerang Menurut Herlina (2004), Hama adalah organisme pengganggu yang bisa mempercepat kurangnya jumlah udang yang dipelihara pada waktu singkat. Dan Hama dapat dibagi menjadi 3 macam:
1. Hama predator.
     Hama predator adalah hama pemangsa udang, seperti Ikan kakap, Ikan keting, kepiting, burung dan ular
2. Hama kompetitor.
     Hama kompetitor adalah hama pesaing yang akan bersaing dengan udang, dalam hal kepadatan tempat hidup, makanan dan oksigen (O2). seperti Ikan mujair, udang kecil, siput dan lkan belanak.
3. Hama perusak.
     Hama perusak adalah hama yang tidak menyaingi dan memangsa udang, tetapi hama ini dapat merusak kondisi lingkungan tempat hidup udang, sehingga pematang, dasar tambak, saluran dan pintu air dapat rusak. Hama perusak seperti: belut, kepiting, dan udang tanah.

Cara Budidaya Ikan Gabus Mudah

5
bagi Anda penggemar Ikan pasti akan tahu bagaimana rasa akan nikmatinya ikan gabus pada saat memakannya. Selama ini kita hanya membeli maka, Anda juga bisa menjual dan mengkonsumsi. Dengan cara beternak ikan gabus. Yang mana Anda bisa memanfaatkan lahan kosong yang tidak terpakai. Tidak perlu mengeluarkan uang dalam - dalam, karena Anda bisa membuat kolam dengan terpal. Cara budidaya ikan ini sebenarnya gampang - gampang sulit. Simak carana jika Anda tertarik.


Panduan Budidaya Ikan Gabus

Pilih Indukan Jantan Dan Betina
Pada poin pertaa yang perlu dilakukan dalam berbudidaya ikan gabus menggunakan terpal adalah dengan memilih indukan dan betina, dengan cara melihat tampilan ikan gabus secara fisik. Ciri yang paling umum bagi kelamin jantan adalah memiliki kepala berbentuk oval, berwarna tubuh gelap, jika kita urut maka akan mengeluarkan suatu cairan bening serta lubang genitla yang berwarna merah. Sedangkan ciri fisik paada betinanya adalah warna lebih terang dengan kepala bulat serta  perut membersar. Cara budidaya ini baiknya pilih ikan gabus yang beratnya telah mencapai 1 Kilogram

Pemijahannya

Benih ikan gabus akan dihasilkan jika proses pemijahan sukses. Yang perlu disiapkan adalah bak dari beton berukuran 7m x 4m 2m. Setelah itu keringkan bak ini selama 3 hingga 4 hari. Nah abrulah bak beton ini diisi dengan air hingga 50 cm. Memang sedikit sulit berbudidaya menggunakan terpal. Karena akan lebih baik jika dibiarkan mengalir, sedangkan menggunakan terpal, cuku sulit untuk mengalirkannya. Kemudian tutupi kolam tersebut menggunakan eceng gondok. Dan Masukkan ikan gabus jantan sebanyak 30 ekor dan betina 3- ekor kedalam bak tersebut. Jika sudah bertelur, bawa dengan menggunakan skupnet yang halus dan terlu pun siap menetas

Penetasan

Agar proses penetasan dapat kita konrol, maka disaranan melakukannya dengan akuarium, walaupun budidaya ikan gabus dikolam terpal yang anda lakukan, bagusnya Anda tetap menyediakan akuarium untuk hasil terbaik

Pemeliharaan Larva

Pemeliharannya sendiri dapat dimulai semenjak 2 hari setelah penetasan hingga ikan tersebut berusia 15 hari. Ikan gabus yang masih kecil ini juga harus di beri pakan, seperti nauplii artemia. Untuk mendapatkan pakan ikan gabus Anda dapat membeli ditoko ikan atau ditoko pakan ternak

Selanjutnya ikan sudah siap untuk menempati kolam baru. Tidak diperlukan untuk menunggu pengeringan hingga satu minggu. Namun jika memakai kolam beton, Anda harus menunggu hingga 1 minggu baru boleh digunakan

Sebar Benih Di Gabus

Jika kolam sudah siap digunakan, Anda bisa memasukan benih ikan gabus yang berumur 2 minggu. Namun perlu diingat, jika seminggu sebelum benih ikan gabus ini dimasukkan, maka Anda perlu dibiarkan agar air kolam tidak dialiri selama 1 minggu

Lalu kamu bisa pilih waktu penebaran benih ikan gabus pada setiap hari. Setelah itu, biarkan dulu ikan gabus yang sudah disebutkan diata sselama 2 hari. Baru setelah dua hari dikolam, dibolehkan memberi makanan berupa 2 kg tepung pellet

Semoga bermanfaat!!

Ciri Ikan Nila Terserang Hama Dan Penyakit Serta pencegahannya

5
Nila adalah salah satu jenis ikan yang memiliki rasa yang lezat. Dimana nila cocok dimasak menjadi makanan pedas, manis,. Namun perlu waspada jika Anda berbudidaya ikan Nila ini, karena bisa saja penyakit berbahaya pada nila bisa menyebabkan kematian. Karena penyakit ikan nila bukan tidak mungkin datang. Pasalnya ikan nila sangat rentan terhadap serangan dan penyakit yang biasanya pada fase pembenian ikan nila, dari penetasan hingga pendederan.



Pengobatan hama dan penyakit ikan ini pun cukup menyita biaya. Oleh karena itu utamakan terlebih dahulu pencegahan dibanding pengobatan. Dari segi ekonomi upata pencegahan lebih efesien

Pencegahan merupakan suatu langkah yang cuup efektif utnuk menekan risiko hama dan penyakit ikan nila. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah serangan penyakit dan hama, diantaranya:
- Memasang saringan dipintu masuk air untuk mencegah hama dan vektor membawa masuk penyakit kedalam kolam Ikan

- Lakukan secara rutin pemberatasan hama bisa dilakukan dengan cara mekanis (diambil atau dibunuh) atau biologis (mempertahan predator hama). Jika masih ada maka upayakan dengan obat

- Pengolahan dasar kolam, yaitu dnegan pengeringan, pengapuran serta pemupukan. Jika Pengeringan dilakukan dengan menjemur dasar kolam setiap kali hendak memulai budidaya. Sinar matahari bisa juga membunuh hama dan penyakit yang mungkin saja ada pada periode budidaya sebelumnya. Pengapuran di dasar kolam bisa mematikan sebagian penyakit.

- Mengurangi kepadatan ikan agar tidak terjadi kontak antar ikan secara langsung. Dengan jarangnya populasi, kadar oksigen larut dalam air kolam itu akan lebih banyak.

- Berikan pakan dengan takaran yang tepat untuk menghindari terjadinya penumpukan sisa pakan di dalam kolam. Sisa pakan ini nantinya akan membusuk sehingga menurunkan kualitas lingkungan kolam dan menjadi tempat berkembangbiaknya bibit penyakit.

Contoh Hama
Hama ikan nila

Hama yang memangsa ikan nila tidak jauh berbeda dengan hama ikan air tawar lainnya. Ada Beberapa hama ikan nila yang paling sering dijumpai dan mempunyai efek mematikan diantaranya:

a. Notonecta

Masyarakat Jawa Barat biasa menyebutnya degan bebeasan (menyerupai seperti beras) karena terdapat bintik putih seperti beras. Hama ini menyerang benih ikan. Upaya pencegahannya akan cukup sulit.

Bila jumlahnya sudah terlalu banyak, hama ini bisa diberantas dengan cara menyiramkan minyak tanah kedalam kolam. Takaran minyak tanah yang diperlukan 5 liter tiap 1000 m2 luas kolam. Cara ini cukup efektif menekan populasi notonecta.

b. Larva cybister

Hama ini dikenal dengan nama ucrit, lebih mematikan dibanding notonecta. Dimana warnanya kehijauan dan bisa bergerak dengan cepat. Bagian depan terdapat taring untuk menjepit mangsa, sedangkan di bagian belakangnya terdapat sengatan. Ucrit biasanya menyerang benih ikan.

Ucrit menyukai lingkungan kolam yang tak sedikit mengandung material organik. Untuk mencegahnya, bersihkan kolam dengan cara selalu dari gulma serta sampah organik. Bila telah dewasa bakal bermetamorfosis menjadi kumbang yang dapat meloncat antar kolam.

Bahan kimia yang mematikan bagi ucrit, akan mematikan juga bagi benih ikan nila. Oleh karena itu, hama ucrit hanya dianjurkan untuk diberantas secara mekanis dan mengefektifkan pencegahan.

Penyakit ikan nila
Trichodina sp. Tipe mikroorganisme yang sehingga parasit pada ikan air tawar maupun ikan air laut. Parasit ini biasanya menyerang tahap luar semacam kulit, sirip serta insang. Cirinya terkesan luka pada organ-organi yang diserang. Dapat dicegah dengan menjaga sanitasi kolam serta memasang filter air alias bak pengendapan pada instalasi irigasi kolam. Pengobatan dapat diperbuat dengan merendam ikan yang sakit dalam larutan garam (NaCl) setaksedikit 500-1000 mg/liter selagi 24 jam. Alias dengan larutan formalin setaksedikit 25 mg/liter.